Selasa, 15 Oktober 2024
NGAMPRAH, KABBAR.MY.ID – Hidup penuh keterbatasan dijalani Anih, nenek berusia 75 tahun asal Desa Ciburuy, Kecamatan Padalarang, Kabupaten Bandung Barat. Selama puluhan tahun ia tinggal di sebuah gubuk reyot beratap bocor tanpa pernah tersentuh bantuan pemerintah.
Jika hujan turun, Anih bersama anak bungsunya, Junaedi (37), terpaksa pindah ke teras rumah karena atap kamar dan ruang tengah sudah lapuk dan sering bocor. Kondisi itu diperparah dengan kayu penyangga yang rapuh hingga beberapa kali hampir menimpa dirinya.
Bangunan rumah yang hanya berukuran 5x7 meter itu berdiri di tengah kebun singkong dan dekat pemakaman umum. Dinding bambu sudah rapuh, lantai papan berlubang, dan atapnya kerap diganjal seadanya. Meski beberapa kali disurvei pihak pemerintah maupun calon legislatif, perbaikan tak kunjung terealisasi.
Anih bercerita, rumah itu awalnya masih terawat ketika sang suami masih hidup. Namun sejak suaminya meninggal, ia tidak mampu lagi memperbaiki karena terkendala biaya. “Sudah 15 tahun mengajukan perbaikan, tapi tidak ada hasilnya,” ungkapnya.
Kini secercah harapan mulai muncul. Polres Cimahi menetapkan rumah Anih sebagai penerima bantuan renovasi. Kapolres Cimahi, AKBP Tri Suhartanto, memastikan pembangunan akan dilakukan dalam waktu dekat agar Anih bisa tinggal di rumah yang lebih layak.










Komentar
Tuliskan Komentar Anda!