Pemuda di Ahmad Yani Jadi Korban Pembacokan oleh Geng Motor Tak Dikenal

Pemuda di Ahmad Yani Jadi Korban Pembacokan oleh Geng Motor Tak Dikenal

Bandung, 5 Oktober 2025 — Seorang pemuda menjadi korban pembacokan oleh sekelompok geng motor tak dikenal di Jalan Ahmad Yani, tepatnya di dekat SPBU Pertamina SMP Negeri 22 Bandung, pada Minggu dini hari (5/10/2025).

Korban, yang diketahui berinisial B, mengalami luka serius di bagian kepala, leher, dan tangan akibat sabetan senjata tajam dari pelaku. Insiden bermula ketika korban bersama enam rekanya pulang dari rumah teman usai makan di kawasan BTM. Mereka berboncengan menggunakan tiga sepeda motor.

Saat melintas dan berputar arah di sekitar pom bensin, rombongan korban tiba-tiba dihadang oleh sekitar 20 orang geng motor dari arah Kosambi. Beberapa pelaku diketahui membawa senjata tajam dan melakukan penyerangan secara brutal.

Menurut keterangan saksi, satu motor berhasil kabur dari lokasi, sementara korban terjatuh setelah motornya ditendang oleh pelaku. Saat mencoba bangun, korban dibacok di bagian leher dan kepala. Ketika berusaha mengambil ponselnya, tangannya juga ikut terkena bacokan.

Hingga berita ini diturunkan, pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan untuk mengungkap identitas para pelaku dan motif di balik aksi kekerasan tersebut.

Kejadian ini menambah panjang daftar aksi geng motor yang meresahkan warga Bandung, khususnya pada malam akhir pekan. Polisi mengimbau masyarakat untuk menghindari perjalanan larut malam sendirian dan segera melapor bila melihat kelompok mencurigakan berkeliaran di jalan.


Peristiwa ini menjadi peringatan serius bagi warga Bandung dan sekitarnya, terutama generasi muda yang sering beraktivitas malam hari.
Warga diimbau untuk:

  • Menghindari perjalanan larut malam, terutama di jalur-jalur yang sepi.

  • Selalu bepergian berkelompok jika memang harus keluar malam.

  • Segera melapor ke pihak berwajib jika melihat kelompok mencurigakan di jalan.

  • Orang tua diminta lebih waspada memantau aktivitas anak remajanya agar tidak menjadi korban maupun terlibat dalam aksi kekerasan jalanan.

Mari bersama-sama menjaga keamanan lingkungan kita.
Kabupaten Bandung Barat berkabar untuk waspada, peduli, dan saling jaga.
Karena keamanan Bandung dimulai dari kesadaran kita bersama.