Bandung Barat, Kabbar.my.id — Kasus dugaan keracunan massal akibat program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kabupaten Bandung Barat kembali menunjukkan lonjakan signifikan. Hingga Kamis siang (25/10/2025), jumlah siswa yang terdampak telah mencapai 1.315 orang, terbanyak di Kecamatan Cipongkor dan Cihampelas. Pemerintah Kabupaten Bandung Barat kemudian menetapkan status Kejadian Luar Biasa (KLB) dan menyiagakan pos-pos medis di sejumlah titik sekolah terdampak. Petugas kesehatan bersama jajaran Dinas Kesehatan dan relawan melakukan pengambilan sampel makanan dari dapur penyedia dan menangguhkan sementara distribusi makanan ke sekolah-sekolah.
Orang tua dan sekolah diminta untuk lebih waspada dan segera melapor bila ditemukan gejala seperti mual, muntah atau pusing di kalangan siswa. Pemerintah juga menyatakan akan menanggung biaya pengobatan para korban dan memastikan semua layanan medis berjalan gratis untuk sementara waktu.
Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Bandung Barat menyebut bahwa sekolah kantin luar ditutup sementara dan setiap sekolah diarahkan untuk menggunakan bahan makanan yang sudah diverifikasi. Di sisi lain, Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang terlibat sedang diselidiki terkait standar higiene dan sanitasi.
Dengan situasi yang masih dinamis, Pemkab Bandung Barat menegaskan akan terus memantau perkembangan dan memastikan program MBG dapat dijalankan kembali dengan standar keamanan pangan yang lebih ketat.














Komentar
Tuliskan Komentar Anda!