Viral! Jejak Hewan di Kebun Warga Bandung Barat Dikaitkan Macan Tutul, BBKSDA Jelaskan Fakta Sebenar

Viral! Jejak Hewan di Kebun Warga Bandung Barat Dikaitkan Macan Tutul, BBKSDA Jelaskan Fakta Sebenar

NGAMPRAH, BANDUNG BARAT — Jagat media sosial heboh setelah video memperlihatkan jejak kaki hewan di kebun sayuran milik warga Desa Sukajaya, Kecamatan Lembang, Kabupaten Bandung Barat (KBB). Video itu menyebut jejak kaki tersebut milik macan tutul yang lepas dari Lembang Park & Zoo beberapa waktu lalu, dan menimbulkan kekhawatiran karena area kebun kerap dikunjungi anak-anak.

Menanggapi hal ini, Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) Jawa Barat melakukan verifikasi. Hasilnya, jejak kaki tersebut ternyata berasal dari anjing, bukan macan tutul.

Humas BBKSDA Jawa Barat, Eri Mildranaya, menjelaskan:

“Tim penanganan macan tutul Lembang Park & Zoo sudah memverifikasi bahwa jejak tersebut identik dengan jejak kaki anjing. Jejak kaki anjing memiliki telapak mengerucut, ujung jari berserat, dan jejak kaki yang kompak, berbeda dengan macan tutul yang tidak meninggalkan bekas kuku.”

Eri menambahkan, meski jejak tersebut bukan milik macan tutul, pihaknya tetap menyiagakan personel di lapangan. “Tim tetap berada di lokasi untuk memastikan situasi aman. Sejak macan tutul kabur hingga dinyatakan masuk ke hutan Gunung Tangkuban Parahu, tim BBKSDA terus standby,” kata Eri.

Pencarian macan tutul lepas resmi dihentikan pada hari ke-11, Senin, 11 September 2025. Satwa langka jantan ini diduga menjebol bagian atas kandang karantina akibat stres dari paparan sinar matahari pagi dan kini berada di kawasan hutan Tangkuban Parahu. Meskipun pencarian dihentikan, BBKSDA tetap melakukan pemantauan karena satwa di luar kawasan menjadi tanggung jawab mereka.

“Pencarian dihentikan tapi kami tetap melakukan pemantauan. Tim tidak akan dibubarkan,” tegas Eri.