Bupati Bandung Barat Temukan 85 Dapur MBG Belum Penuhi Standar Higienis

Bupati Bandung Barat Temukan 85 Dapur MBG Belum Penuhi Standar Higienis

NGAMPRAH – Bupati Bandung Barat, Jeje Ritchie Ismail, mengungkapkan adanya 85 dapur atau Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang belum memenuhi standar higienis. Temuan ini mencuat pasca kasus keracunan massal di Kecamatan Cipongkor yang menimpa ratusan pelajar.

Berdasarkan hasil evaluasi, seluruh dapur tersebut belum memiliki Sertifikat Laik Higiene dan Sanitasi (SLHS). Sertifikat ini menjadi syarat penting agar penyelenggaraan makanan dinyatakan aman dan sesuai aturan kesehatan.

“Kami akan segera melakukan evaluasi menyeluruh agar seluruh dapur MBG di Bandung Barat bisa bersertifikat sehat dan layak. Ini penting supaya makanan yang dikonsumsi siswa benar-benar aman,” tegas Jeje saat meninjau korban keracunan di Posko Kesehatan GOR Cipongkor, Selasa (23/9/2025).

Selain evaluasi dapur, Pemkab Bandung Barat juga sedang melakukan investigasi penyebab keracunan massal. Pengambilan sampel makanan telah dilakukan, dan hasil pemeriksaan laboratorium diperkirakan keluar dalam 2–3 hari ke depan.

“Status Kejadian Luar Biasa (KLB) sudah ditetapkan agar penanganan lebih cepat dan menyeluruh. Fokus utama saat ini adalah pemulihan kesehatan siswa yang terdampak,” tambah Jeje.

Berdasarkan data terbaru, jumlah korban keracunan mencapai 364 orang, dengan 225 di antaranya sudah diperbolehkan pulang setelah menjalani perawatan medis. Pemkab Bandung Barat memastikan seluruh korban akan mendapatkan layanan kesehatan hingga kondisi pulih sepenuhnya.

(Diskominfotik KBB)