KLH Petakan Dampak Pencemaran Soda Kaustik di Bandung Barat, Perusahaan Mangkir

KLH Petakan Dampak Pencemaran Soda Kaustik di Bandung Barat, Perusahaan Mangkir

Senin, 30 Desember 2024


NGAMPRAH, KABBAR.MY.ID – Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Bandung Barat bersama Kementerian Lingkungan Hidup (KLH) melakukan pemetaan dampak tumpahan soda kaustik di sepanjang Jalan Raya Cigentur hingga Ciburuy, Padalarang, Senin (30/12/2024).

Pengecekan dilakukan di tiga lokasi tumpahan, yakni Kampung Cikamuning, Nyalindung, dan Cigentur. Hasil uji pH menunjukkan kondisi tanah cenderung netral, di angka 6,5–7. Tim menyebut cairan kimia itu sebagian besar sudah terdegradasi oleh tanah dan air hujan.

Meski begitu, DLH menyayangkan sikap dua perusahaan terkait, yaitu CV Yasindo Multi Pratama (transporter) dan PT Pindo Deli Karawang (produsen), yang mangkir dari undangan. Padahal, kehadiran mereka diperlukan untuk menjelaskan kronologi dan langkah penanggulangan pascakecelakaan.

Akibat kebocoran tangki truk bermuatan 20 ton soda kaustik pada 24 Desember lalu, ratusan kendaraan rusak, cat dan bodinya melepuh, serta lebih dari 100 warga mengalami luka, termasuk 4 orang luka berat. Data sementara mencatat lebih dari 500 kendaraan terdampak, 169 di antaranya sudah menerima kompensasi.

“Hasil pemetaan ini akan jadi dasar rekomendasi KLHK untuk menentukan langkah pemulihan dan penindakan terhadap perusahaan pengangkut maupun produsen,” ujar Idad Saadudin, Kabid P2KL DLH KBB.