AS Cabut Sanksi Suriah, Rusia Hancurkan Sistem Pertahanan Patriot di Ukraina

AS Cabut Sanksi Suriah, Rusia Hancurkan Sistem Pertahanan Patriot di Ukraina

Minggu, 25 Mei 2025

INTERNASIONAL, KABBAR.MY.ID – Amerika Serikat resmi mencabut sanksi ekonomi terhadap Suriah, memberikan angin segar bagi perekonomian Damaskus yang hancur akibat perang saudara selama 13 tahun. Keputusan ini diumumkan Departemen Keuangan AS pada Jumat (23/5/2025) setelah Presiden Donald Trump bertemu Presiden sementara Suriah, Ahmed Al-Sharaa, di Arab Saudi.

Dengan pencabutan sanksi tersebut, Suriah kini dapat kembali melakukan perdagangan dengan AS dan negara mitra. Langkah ini juga mencakup penerbitan izin transaksi dengan pemerintah transisi Suriah, termasuk bank sentral dan perusahaan negara. Pengecualian sementara diberikan untuk memastikan kebutuhan dasar seperti listrik, air, serta minyak dan gas tetap terpenuhi.

Sementara itu, konflik Rusia-Ukraina kembali memanas setelah militer Rusia meluncurkan rudal balistik Iskander-M ke wilayah Dnipropetrovsk, Ukraina, pada 22 Mei 2025. Serangan tersebut menargetkan sistem pertahanan udara Patriot buatan AS yang baru saja dipasang di kawasan tersebut.

Kementerian Pertahanan Rusia mengklaim berhasil menghancurkan radar multifungsi, kabin komando, serta dua peluncur sistem Patriot. Rekaman yang dirilis melalui saluran resmi menunjukkan ledakan besar di lokasi serangan, meski belum ada verifikasi independen mengenai kerusakan yang terjadi.

Dua peristiwa besar ini menegaskan dinamika geopolitik dunia yang terus bergerak cepat, di mana kebijakan baru AS terhadap Suriah dan ketegangan militer Rusia-Ukraina menjadi sorotan internasional.