TPAS Sarimukti Tak Bisa Beroperasi Normal, Bandung Raya Terancam Tumpukan Sampah

TPAS Sarimukti Tak Bisa Beroperasi Normal, Bandung Raya Terancam Tumpukan Sampah

Senin, 16 Oktober 2023 | 14:44 WIB

BANDUNG WETAN – Tempat Pembuangan Akhir Sampah (TPAS) Sarimukti di Kabupaten Bandung Barat tidak dapat beroperasi normal akibat kebakaran hebat pada 19 Agustus 2023. Dampak dari kejadian ini membuat ritase pengiriman sampah dari Bandung Raya berkurang drastis, sehingga berpotensi menimbulkan tumpukan sampah.

Kepala DLH Jabar, Prima Mayaningtias, menjelaskan bahwa penanganan sementara dilakukan melalui pengurangan sampah dari hulu sesuai Instruksi Gubernur, dengan target pengurangan 50 persen sebelum sampah dikirim ke TPAS Sarimukti. Evaluasi terus dilakukan, termasuk pemanfaatan lahan 6,3 hektare sementara yang diperkirakan berfungsi optimal pertengahan 2024, sambil menunggu TPPAS Legok Nangka.

Ketua Harian Satgas Darurat Sampah Kota Bandung, Ema Sumarna, menyebutkan berdasarkan data 12 Oktober 2023, Kota Bandung masih memiliki 29.000 ton sampah atau setara 7.049 ritase. Dengan kapasitas pengiriman terbatas 200 rit per hari, dibutuhkan 35 hari untuk menuntaskan penanganan darurat sampah.

Meski berbagai upaya pengurangan sampah telah dilakukan, termasuk pemilahan organik, daur ulang, dan residu dengan total pengurangan mencapai 70,14 persen, masih terdapat kendala signifikan, terutama dominasi sampah pasar yang menghambat kinerja pengelolaan sampah di Kota Bandung.