Operasi SAR Longsor Cisarua Hari Kesembilan, Pemkab Bandung Barat Pastikan Evakuasi dan Identifikasi

Operasi SAR Longsor Cisarua Hari Kesembilan, Pemkab Bandung Barat Pastikan Evakuasi dan Identifikasi

Bandung Barat, Kabbar.my.id – Operasi pencarian dan pertolongan (SAR) korban bencana tanah longsor di Desa Pasirlangu, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat terus berlanjut hingga hari kesembilan, Sabtu (1/2/2026). Dalam perkembangan terbaru, Tim SAR Gabungan kembali menemukan empat kantong jenazah dari dua titik pencarian berbeda, sehingga total korban yang berhasil dievakuasi mencapai 74 kantong jenazah.

Penemuan tersebut merupakan hasil kerja terpadu seluruh unsur yang terlibat dalam operasi kemanusiaan ini. Dua kantong jenazah ditemukan di area Worksite A2, sementara dua lainnya berhasil dievakuasi dari Worksite A3 setelah dilakukan perluasan area pencarian. Langkah perluasan lokasi ini dinilai efektif dalam meningkatkan capaian evakuasi korban.

Kepala Kantor Basarnas Bandung, Ade Dian Permana, menyampaikan bahwa seluruh proses pencarian dilakukan secara terukur dan penuh kehati-hatian. Faktor keselamatan personel tetap menjadi prioritas utama mengingat kondisi medan yang berat serta potensi risiko di lapangan.

“Perluasan area pencarian memberikan hasil positif. Namun demikian, seluruh kegiatan tetap kami laksanakan dengan fokus utama pada keselamatan personel,” ujarnya.

Seiring dengan proses evakuasi, tahapan identifikasi korban juga terus berjalan. Dari total 74 kantong jenazah yang telah dievakuasi, Tim Disaster Victim Identification (DVI) telah berhasil mengidentifikasi 57 jenazah dari 58 kantong yang masuk tahap pemeriksaan. Sementara itu, 16 kantong jenazah lainnya masih dalam proses identifikasi lanjutan.

Berdasarkan estimasi sementara tim di lapangan, masih terdapat sekitar enam korban yang diduga belum ditemukan dan terus diupayakan pencariannya. Evaluasi harian dilakukan untuk menyesuaikan strategi operasi agar pencarian dapat berlangsung lebih efektif dan aman.

Kondisi cuaca selama pelaksanaan operasi relatif mendukung. Hujan ringan sempat terjadi dalam durasi singkat, namun tidak menghambat jalannya pencarian karena dapat diantisipasi melalui pengaturan ritme kerja serta manajemen keselamatan di setiap worksite.

Operasi SAR ini melibatkan berbagai unsur, mulai dari Basarnas, TNI, Polri, perangkat daerah Kabupaten Bandung Barat, kementerian dan lembaga terkait, relawan, hingga unsur pendukung lainnya. Seluruh pihak bekerja secara sinergis dan profesional sebagai bentuk komitmen bersama dalam penanganan bencana kemanusiaan.

Pemerintah Kabupaten Bandung Barat terus memastikan koordinasi lintas sektor berjalan optimal, baik dalam proses pencarian, evakuasi, hingga penanganan lanjutan bagi keluarga korban. Kehadiran pemerintah di tengah masyarakat menjadi wujud tanggung jawab dan kepedulian terhadap warga yang terdampak bencana.

Pemkab Bandung Barat juga mengajak seluruh masyarakat untuk terus memberikan doa dan dukungan agar proses pencarian dan evakuasi korban dapat berjalan lancar, serta seluruh korban yang masih dalam pencarian dapat segera ditemukan.

( Diskominfotik KBB )