Bandung Barat, Kabbar.my.id — Jumlah siswa yang mengalami keracunan akibat Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kecamatan Cisarua kembali meningkat. Hingga esok hari, petugas kesehatan telah mencatat lebih dari 420 korban dari jenjang SD hingga SMK.
Dinas Kesehatan Kabupaten Bandung Barat telah menetapkan tiga posko tambahan di SD/SMK terkait agar proses penanganan lebih cepat. Mobil ambulans dan petugas medis dikerahkan bersiaga, sedangkan pengambilan sampel makanan akan diperluas ke semua dapur penyedia MBG di wilayah Cisarua dan sekitarnya.
Pemerintah daerah juga membuka hotline pengaduan untuk orang tua dan warga yang mendapati siswa menunjukkan gejala keracunan seperti mual, muntah, pusing, atau lemas. Semua laporan akan diproses langsung oleh tim medis dan Inspektorat.
Sementara itu, pihak sekolah diminta menunda aktivitas kantin dan memeriksa ulang penyedia makanan luar hingga ada hasil inspeksi resmi dari dinas. Kepala Sekolah dan guru juga diimbau memberikan edukasi pola makan aman kepada siswa sementara waktu.
Langkah-langkah ini diambil untuk menekan dampak keracunan dan mencegah kasus serupa menyebar ke wilayah lain. Pemerintah berharap hasil laboratorium akan keluar dalam 1–2 hari ke depan dan menjadi dasar tindakan selanjutnya.














Komentar
Tuliskan Komentar Anda!