Kabupaten Bandung Barat, Kabbar.my.id — Kasus keracunan massal akibat program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat (KBB) terus bertambah. Hingga Rabu (15/10/2025) pukul 11.15 WIB, jumlah total korban telah mencapai 345 siswa dari jenjang SD hingga SMK.
Koordinator Lapangan Posko Penanganan Keracunan SMP Negeri 1 Cisarua, Aep Kunaefi, mengonfirmasi bahwa jumlah tersebut merupakan akumulasi dari siswa yang mengalami gejala sejak Selasa (14/10/2025).
"Data terakhir kami mencatat ada 345 korban. Hari ini didominasi oleh siswa SD dan SMK, sedangkan kemarin terkonsentrasi di anak SMP," ujar Aep.
Korban mengalami gejala seperti mual, pusing, dan muntah setelah mengonsumsi menu MBG pada Selasa siang. Di SMP Negeri 1 Cisarua, sembilan ruangan telah disiapkan untuk menangani para siswa yang terus berdatangan.
Ambulans terus hilir mudik membawa pasien ke sejumlah rumah sakit rujukan seperti RSUD Lembang, RSUD Cibabat, dan RS Dustira.
Guru SMPN 1 Cisarua, Fakhmi Nurdiansyah, menyebutkan bahwa dari total siswa yang terdampak, 182 di antaranya berasal dari SMPN 1 Cisarua.
“Sampai tadi malam, untuk kasus yang dialami siswa SMPN 1 Cisarua ada 182 orang. Tidak ada penambahan lagi, tapi masih ada beberapa yang dirawat di rumah sakit rujukan,” jelasnya.
Fakhmi menambahkan, beberapa siswa yang sebelumnya dinyatakan membaik justru kembali mengalami gejala pada Rabu pagi.
“Tadi pagi ada empat siswa yang sudah sembuh kemarin itu datang lagi, karena merasakan kembali gejala keracunan. Kondisinya terus kami pantau,” ujarnya.
Sementara itu, pihak Dinas Kesehatan dan instansi terkait masih melakukan investigasi untuk memastikan penyebab pasti keracunan massal tersebut. Program MBG sendiri kini tengah dievaluasi untuk memastikan standar kebersihan dan kelayakan pangan agar kejadian serupa tidak kembali terulang.
(Diskominfotik KBB)














Komentar
Tuliskan Komentar Anda!