Bus Pariwisata Diduga Rem Blong Tabrak Sejumlah Kendaraan di Ngamprah, Mobil Terseret hingga 20 Mete

Bus Pariwisata Diduga Rem Blong Tabrak Sejumlah Kendaraan di Ngamprah, Mobil Terseret hingga 20 Mete

Bandung Barat, Kabbar.my.id — Kecelakaan beruntun yang melibatkan sebuah bus pariwisata terjadi di Jalan Raya Cijamil, Desa Mekarsari, Kecamatan Ngamprah, Kabupaten Bandung Barat, pada Rabu (18/3/2026) sekitar pukul 11.20 WIB. Insiden tersebut mengakibatkan sejumlah kendaraan mengalami kerusakan serta menimbulkan korban luka.

Peristiwa ini diduga bermula saat bus melaju dari arah Cisarua menuju Padalarang dengan kecepatan cukup tinggi. Dalam perjalanan, bus diduga mengalami gangguan pada sistem pengereman sehingga kehilangan kendali saat melintas di jalur menurun.

Seorang saksi mata yang berada di sekitar lokasi kejadian mengaku sempat mendengar teriakan dari dalam bus beberapa saat sebelum kecelakaan terjadi. Teriakan tersebut memperingatkan adanya kondisi rem yang tidak berfungsi, yang membuat situasi menjadi panik.

Bus yang melaju tak terkendali kemudian bersenggolan dengan sebuah mobil listrik dari arah berlawanan. Setelah itu, laju kendaraan terus berlanjut hingga menghantam sebuah mobil Honda Brio yang berada di depannya.

Akibat benturan tersebut, mobil Brio terseret hingga kurang lebih 20 meter sebelum akhirnya terpental ke sisi jalan di dekat area Gedung DPRD Kabupaten Bandung Barat. Kondisi kendaraan mengalami kerusakan cukup parah akibat kuatnya benturan.

Dua orang penumpang mobil dilaporkan mengalami luka-luka dan langsung dilarikan ke rumah sakit terdekat untuk mendapatkan penanganan medis. Hingga saat ini, kondisi korban masih dalam pemantauan tenaga kesehatan.

Selain menabrak mobil, bus juga menghantam satu unit sepeda motor yang dikendarai seorang perempuan. Pengendara tersebut mengalami kejadian yang cukup menegangkan, meskipun berhasil selamat dari insiden yang nyaris membahayakan nyawanya.

Setelah menabrak beberapa kendaraan, laju bus akhirnya terhenti setelah keluar jalur dan masuk ke area lahan kosong di pinggir jalan. Kondisi tersebut mencegah dampak yang lebih besar, mengingat jalur tersebut cukup ramai dilalui kendaraan.

Beberapa saksi di lokasi menyebutkan bahwa situasi berlangsung sangat cepat dan membuat panik pengguna jalan lainnya. Sejumlah pengendara bahkan harus bermanuver secara mendadak untuk menghindari tabrakan.

Hingga saat ini, pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan lebih lanjut untuk memastikan penyebab pasti kecelakaan. Dugaan sementara mengarah pada kegagalan sistem pengereman, namun pemeriksaan teknis terhadap kendaraan masih terus dilakukan.

Peristiwa ini menjadi pengingat penting bagi seluruh pengemudi, khususnya kendaraan besar, untuk selalu memastikan kondisi kendaraan dalam keadaan layak jalan. Pemeriksaan rutin dan kewaspadaan saat berkendara menjadi kunci utama dalam mencegah kecelakaan serupa di kemudian hari.