Jumat, 23 Februari 2024
NGAMPRAH – Hujan deras yang melanda sejak awal Januari hingga pertengahan Februari 2024 menyebabkan 11 ruas jalan di Kabupaten Bandung Barat mengalami kerusakan. Kondisi yang ditemukan di lapangan meliputi jalan terputus, aspal mengelupas, timbunan longsor, retakan bahu jalan, hingga ambrolnya tembok penahan tanah (TPT).
Kepala Dinas PUTR KBB, Mochamad Ridwan, menyebutkan 10 ruas jalan yang rusak merupakan milik Pemda, sementara 1 ruas lainnya milik Pemerintah Desa. Pihaknya sudah menerjunkan alat berat untuk membersihkan material longsor. Beberapa ruas juga membutuhkan pembangunan TPT baru karena badan jalan sudah terkikis.
“Sepanjang Januari–Februari 2024, kita terima laporan 11 kerusakan badan jalan. Untuk perbaikannya, diperkirakan butuh anggaran sekitar Rp20 miliar yang akan diajukan pada tahun anggaran 2024 dan 2025, termasuk melalui bantuan provinsi dan kementerian,” jelas Ridwan.
Sebagai langkah darurat, jalan yang patah di Kecamatan Sindangkerta telah ditangani sementara sehingga sudah bisa dilalui kendaraan. Sementara itu, salah satu titik terparah ada di ruas Jalan Sersan Bajuri, Desa Cihideung, Kecamatan Parongpong, dengan bahu jalan longsor sepanjang 12 meter dan kedalaman mencapai 30 meter.














Komentar
Tuliskan Komentar Anda!